Kenali 5 Penyakit Langka pada Anak yang Mematikan

  • Whatsapp
Kenali-5-Penyakit-Langka-pada-Anak-yang-Mematikan
Foto dari Canva Photos Unlimited

Beragam penyakit baik yang mematikan maupun hanya menurunkan imunitas penderitanya dapat disebabkan beberapa faktor seperti lingkungan, genetik, gaya hidup dan lainnya. Wabah penyakit mematikan yang sekarang sedang gencar diperbincangkan di seluruh dunia membuat siapa saja yang mendengarnya berlomba-lomba untuk mengisolasi diri. Hal ini disebabkan penyakit mematikan memberikan peluang hidup yang rendah bagi penderitanya. Tidak dapat dibayangkan jika penyakit mematikan ini terjadi pada usia anak-anak.

Apa Saja Penyakit Langka pada Anak?

Usia anak hingga balita sangat rentan terhadap penyakit dikarenakan fungsi imunitas anak belum terbentuk secara optimal. Usahakan selalu cek kesehatan anak Anda secara rutin agar kesehatannya tetap terpantau. Jangan abaikan gejala ringan pada anak karena dikhawatirkan gejala tersebut adalah awal dari penyakit langka pada anak yang akan dibahas detail berikut ini.

1. Progeria

Anak-anak pada umumnya menggemaskan, imut dan memiliki kulit yang lembut. Namun semua hal itu tidak dapat ditemukan pada anak yang menderita penyakit progeria. Penyakit yang memiliki nama lain Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome ini memiliki ciri-ciri seperti orang lanjut usia. Memutihnya rambut, terjadinya pengeroposan tulang, kulit yang mengkerut menjadi ciri dari penyakit progeria ini.

Selain memiliki ciri fisik seperti lansia, anak dengan penderita ini juga memiliki penyakit yang umumnya dialami oleh lansia seperti stroke, osteoporosis dan lainnya. Progeria ini diduga kuat disebabkan oleh faktor genetik. Anak yang menderita penyakit ini umumnya tidak memiliki usia panjang, hanya belasan tahun.

2. Microcephaly

Penyakit yang disebabkan oleh paparan radikal bebas sejak dari janin ini dan kerusakan pada DNA, memiliki ciri ukuran kepala yang tidak normal yaitu lebih kecil. Penyakit ini biasanya memunculkan penyakit lainnya yaitu down syndrome. Ukuran kepala yang tidak normal juga mengganggu organ di dalamnya. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa otak merupakan saraf pusat yang mengatur seluruh kegiatan manusia.

Gejala yang dialami penderita ini berupa gangguan pada cara berbicara dan bergerak, kejang-kejang, serta hiperaktif. Penyakit langka ini cukup menakutkan karena anak yang menderita ini akan sekaligus menderita penyakit lainnya secara bersamaan. Adanya fakta baru yang menyebutkan bahwa penyebab dari penyakit ini juga berkaitan dengan virus zika.

3. Xeroderma Pigmentosum

Penyakit yang memiliki ciri khas seperti vampire yaitu dapat terbakar kulitnya jika berada di bawah sinar matahari atau sunburn yang parah. Jika berada di bawah sinar matahari tidak hanya kulit luar yang melepuh, mata juga menjadi memerah karena iritasi. Sejarah mencatat, separuh dari total penderita penyakit ini adalah anak-anak serta menderita kanker kulit di usia sekitar 10 tahun. Penyakit ini disebabkan oleh mutasi pada enzim yang menyebabkan kulit menjadi tidak dapat memulihkan kembali keadaan seperti semula sesaat setelah terkena sinar UV.

4. Noma

Penyakit yang menyerang anak-anak ini juga memiliki nama lain yaitu Cancrum oris . Penyakit ini merupakan infeksi penyebab penyakit yang familiar di mata kita yaitu terbentuknya bisul di mulut atau alat kelamin. Bisul yang satu ini tidak seperti biasanya karena ia dapat bergerak dan masuk ke tubuh bagian dalam menyusup ke jaringan dan membuat kecacatan pada organ dalam. Anak-anak yang menderita penyakit ini memiliki peluang hidup yang rendah.

Komplikasi yang terjadi pada penderita penyakit ini menyebabkan hampir 90 persen penderitanya meninggal. Noma disebabkan oleh kurangnya gizi pada anak dan didukung oleh sanitasi serta kebersihan yang buruk. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dengan rentang usia 2 hingga 5 tahun.

5. Pica

Nama penyakit yang cantik ini tidak dapat mendeskripsikan betapa anehnya gejala yang dialaminya. Penyakit ini mengalami gangguan pencernaan yang berorientasi memakan makanan tidak wajar, seperti arang, kapur, serat kain, serpihan kayu dan lainnya. Sesuai dengan apa yang dimakan, gejalanya pun mengikuti organ yang mengalami gangguan diakibatkan makanan tidak wajar dimakan.

Meskipun makanan yang dimakan terlihat tidak memiliki pengaruh bagi si penderita, namun penyakit ini dapat mengakibatkan kematian. Pica menyerang anak-anak namun hanya berlangsung beberapa bulan saja. Meskipun begitu, penyembuhan akan sulit untuk diatasi pada anak yang sudah mengalami kecacatan.

Bagi Anda yang memiliki buah hati masih usia anak-anak, sebaiknya kesehatan selalu dipantau baik dari makanan yang dimakan, lingkungan bermain, maupun aktivitas lainnya. Jika Anda tidak sempat untuk memantau, usahakan tetap memberikan pengawasan pada anak Anda meskipun melalui orang lain. Karena yang terpenting, orang tua tetap tahu perkembangan tumbuh kembang serta kondisi anaknya. Sehingga dapat terhindar dari penyakit langka pada anak yang telah disebutkan di atas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *